Rabu, 03 Mei 2017

Saat Kepedasan, Lebih Baik Minum Air Dingin atau Hangat?


Jakarta, Saat sedang kepedasan, ada yang bilang rasa pedas di lidah akan hilang jika Anda mengonsumsi air dingin. Namun demikian, tak sedikit yang berpendapat sebaliknya. Hmm, mana yang benar ya?

Menanggapi hal ini, pakar kesehatan pencernaan dari RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB menyebutkan bahwa jika timbul rasa pedas di lidah intinya minum air memang dianjurkan. Ini supaya capsaicin (kandungan pada cabai yang memicu rasa pedas) menjadi lebih encer, sehingga pedas pun akan berangsur-angsur menghilang.

Agar manfaatnya lebih terasa, air hangat lebih dianjurkan untuk diminum. Walaupun dalam sesaat konsumsi air hangat seperti membuat rasa pedas bertambah. Menurut dr Ari, efek pengencer yang dimiliki oleh air bersuhu hangat lebih baik dibandingkan air dingin.

Namun demikian, jika rasa pedas yang Anda rasakan adalah efek dari konsumsi makanan tertentu yang mengandung minyak sayur atau minyak goreng, maka minum air putih saja meskipun suhunya hangat tidak akan efektif.

dr Ari menyebutkan, misalnya Anda kepedasan setelah mengonsumsi gulai yang rasa pedasnya sudah bercampur dengan minyak. Jika Anda lalu minum air putih hangat banyak-banyak, biasanya efek pengencerannya tidak akan efektif. 

Untuk mengatasi rasa pedas akibat konsumsi makanan berminyak, dr Ari menyebutkan Anda lebih baik minum susu. "Pada kondisi seperti itu disarankan minum susu," ujar dr Ari kepada garasi-kesehatan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar